Kamis, 19 November 2015

Tulisan 13 - Bursa Efek



Pengertian Bursa Efek Indonesia (BEI)
Bursa Efek Indonesia (disingkat BEI, atau Indonesia Stock Exchange (IDX)) merupakan bursa hasil penggabungan dari Bursa Efek Jakarta (BEJ) dengan Bursa Efek Surabaya (BES). Demi efektivitas operasional dan transaksi, Pemerintah memutuskan untuk menggabung Bursa Efek Jakarta sebagai pasar saham dengan Bursa Efek Surabaya sebagai pasar obligasi dan derivatif. Bursa hasil penggabungan ini mulai beroperasi pada 1 Desember 2007.
Berikut pengertian berdasarkan Struktur Organisasi :
1.       Perusahaan Efek
Pihak yang melakukan kegiatan usaha sebagai Penjamin Emisi Efek, Perantara Pedagang Efek, dan atau Manajer Investasi.
2.       Penjamin Emisi Efek
Pihak yang membuat kontrak dengan Emiten untuk melakukan Penawaran Umum bagi kepentingan Emiten dengan atau tanpa kewajiban untuk membeli sisa Efek yang tidak terjual.
3.        Perantara Pedagang Efek
Pihak yang melakukan kegiatan usaha jual beli Efek untuk kepentingan sendiri atau Pihak lain.
4.       Manajer Investasi
Pihak yang kegiatan usahanya mengelola Portofolio Efek untuk para nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif untuk sekelompok nasabah, kecuali perusahaan asuransi, dana pensiun, dan bank yang melakukan sendiri kegiatan usahanya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
5.       Biro Administrasi Efek
Pihak yang berdasarkan kontrak dengan Emiten melaksanakan pencatatan pemilikan Efek dan pembagian hak yang berkaitan dengan Efek.
6.       Kustodian
Pihak yang memberikan jasa penitipan Efek dan harta lain yang berkaitan dengan Efek serta jasa lain, termasuk menerima dividen, bunga, dan hak-hak lain, menyelesaikan transaksi Efek, dan mewakili pemegang rekening yang menjadi nasabahnya.
7.       Wali Amanat
Pihak yang mewakili kepentingan pemegang Efek yang bersifat utang.
8.       Lembaga Kliring dan Penjaminan (LKP)
Lembaga yang menyelenggarakan jasa kliring dan penjaminan penyelesaian transaksi bursa. Lembaga ini didirikan dengan tujuan agar transaksi bursa dapat terlaksana secara teratur, wajar, dan efisien. Saat ini lembaga ini diselenggarakan oleh PT Kliring dan Penjaminan Efek Indonesia atau disingkat KPEI.
9.       Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP)
Lembaga yang menyelenggarakan jasa penyimpanan dan penyelesaian dengan tujuan agar transaksi bursa berjalan teratur, wajar, dan efisien.
Sebagai SRO, LPP menetapkan peraturan mengenai kegiatan penyimpanan dan penyelesaian transaksi bursa termasuk ketentuan mengenai pemakaian biaya jasa.
Berikut ini visi serta misi dari Bursa Efek Indonesia :
VISI
Menjadi Bursa Yang Kompetitif dengan Kredibilitas Tingkat Dunia

MISI
Ø  Pillar of Indonesian Economy
Ø  Market Oriented
Ø  Company Transformation
Ø  Institutional Building
Ø  Delivery Best Quality Products & Services  
Ø  Organisasi Di Bursa Efek Indonesia (BEI)



Sekuritas yang diperjualbelikan di Bursa Efek Indonesia
Instrument yang dipejualbelikan dalam pasar modal ada berbagai macam dintaranya adalah sebagai berikut:
1. Saham
2. Produk Turunan (Derivatif)
3. Reksadana
4. Pasar Modak Syariah
5. Layanan

Tulisan 12 - Modal Saham



A.    PENGERTIAN

            Modal saham merupakan jenis modal yang hanya terdapat dalam perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas ( PT ) yang diperoleh dengan cara menerbitkan dan menempatkan saham – saham tersebut kepada pihak tertentu atau kepada masyarakat umum. Tingkat kepemilikan pemegang saham terhadap perusahaan tergantung seberapa besar bagian saham yang dikuasainya.
Ø  Jenis – jenis saham
            PT dapat menerbitkan satu jenis saham atau lebih, bila perseroan ahnya menerbitkan satu jenis saham saja, maka saham – saham yang diterbitkan itu adalah saham biasa. Jenis – jenis saham yang dapat diterbitkan oleh PT :
Dilihat dari ada tidaknya nominal saham
·         Saham dengan nilai nominal : saham yang padanya tercantum adanya nilai nominal
·         Saham tanpa nilai nominal : saham yang padanya tidak tercantum adanya nilai nominal
Dilihat dari hak yang melekat pada saham
·         Saham biasa : saham yang tidak mempunyai hak istimewa dalam pembagian deviden dan pembagian kekayaan perusahaan bila perusahan dilikuidasi
·         Saham prioritas : saham yang mempunyai hak istimewa untuk didahulukan dalam hak pembagian deviden atau pembagian kekayaan perusahaan bila likuidasi.

B.    PENCATATAN MODAL SAHAM

            Pencatatan transaksi modal saham dapat dilakukan dengan menggunakan 2 metode, yaitu :
1.       Modal saham dicatat sebesar nominal saham yang diotoritaskan
Pada saat diputuskan untuk menerbitkan saham baru, maka sebesar nilai nominal saham – saham yang diterbitkan pada perkiraan “modal saham diotoritaskan” dan dikreditkan pada perkiraan “modal saham”.
2.       Modal saham dicatat sebesar nominal saham terjual
Pada saat modal saham dicetak tidak perlu ada jurnal cukup dibuatkan catatan dalam bentuk memorial dan pencatatan modal baru dilakukan apabila saham telah terjual.

C.    PENJUALAN SAHAM SECARA LUMPSUM

            Disamping dijual secara individual atau per jenis saham, penjualan saham juga dapat dilakukan secara bersamaan dalam satuan paket/ slot ( lumpsum ), yang mana dalam setiap paket saham yang dijual terdapat lebih dari satu jenis saham. Bila saham dijual secara lumpsum, maka sahan – saham yang berbeda – beda tersebut dijual dalam satu harga jual, oleh sebab itu perlu ada suatu perlakuan akuntansi untuk mendistribusikan hasil penjualan saham – saham tersebut ke masing – masing jenis saham. 
Pendistribusian hasil penjualan saham dapat dilakukan dengan 3 cara, yaitu :
1.       Bila harga pasar masing – masing saham diketahui, maka pendistribusian hasil penjualan dilakukan berdasarkan perbansingan harga pasar masing – masing jenis saham
2.       Bila salah satu jenis saham yang diketahui harga pasarnya, maka sebesar harga pasar saham yang diketahui harga pasarnya didistribusikan sebagai hasil penjualan sahma yang bersangkutan, sedangkan sisanya didistribusikan untuk hasil penjualan saham yang tidak diketahui harga pasarnya
3.       Bila masing – masing saham tidak diketahui harga pasarnya, maka pendistribusian hasil penjualan saham belum bisa dilakukan hingga diketahuimya harga pasar masing – masing saham atau salah satu jenis saham, mana yang dahulu

D.    MODAL SAHAM BONUS

            Saham juga dapat diberikan sebagai bonus kepada investor atau kreditor, misalnya untuk pembelian saham prioritas atau obligasi perusahaan dalam jumlah tertentu akan diberikan saham biasa sebagai bonus.
1.       Perlakuan akuntansi terhadap premium dan diskon saham
            Premium atau diskon saham timbul bila saham – saham ditempatkan/dijual tidak sebesar harga nominalnya, sedangkan modal saham di neraca harus dilaporkan sebesar nilai nominalnya yang mungkin tidak sama dengan nilai riil kekayaan bersih yang diterima dari para pemegang saham. Premium dan diskon saham akan tetap dilaporkan di neraca selama saham saham – saham yang menimbulkan premium atau diskon tersebut masih tetap beredar. Pembatalan /penghapusan premium ataupun diskon saham dilakukan apablia ada penarikan saham untuk tujuan pengurangan modal saham.
2.       Pengeluaran saham untuk membeli perusahaan
            Suatu PT dapat membeli perusahaan laind dengan menggunakan saham perusahaan sebagai alat pembayaran. Bila dalam pembelian perusahaan tersebut nilai kekayaan bersih perusahaan yang dibeli lebih besar daripada harga nominal saham perusahaan yang digunakan sebagai alat pembayaran, maka dalam pembelian perusahaan tersebut timbul adanya premium saham dan apabila sebaliknya maka timbul diskon saham.


https://dararancon.wordpress.com/2013/01/18/modal-saham/

Tulisan 11 - Pelaku Dalam Ekonomi



A. PENGERTIAN PELAKU EKONOMI 

Pelaku Ekonomi adalah seorang individu, kelompok, atau lembaga yang terlibat dalam kegiatan perekonomian baik konsumsi, distribusi, maupun produksi. Secara Umum, Pelaku Ekonomi dibagi menjadi lima kelompok besar, yaitu Rumah Tangga Keluarga, Masyarakat, Perusahaan, Pemerintah, dan Negara. Setiap pelaku ekonomi tersebut memiliki peran tersendiri dalam kegian konsumsi, distribusi, dan Produksi. 

B. PERAN DAN FUNGSI PARA PELAKU EKONOMI

I. Rumah Tangga Keluarga
Rumah Tangga keluarga merupakan pelaku ekonomi yang memiliki ruang lingkup terkecil. Anggota Pelaku ekonomi ini biasanya terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Adapula individu yang bukan anggota langsung dari keluarga tersebut namun tetap dianggap anggota rumah tangga keluarga dan terlibat dalam kegiatan ekonomi keluarganya, misalnya nenek, kakek, saudara, atau pembantu. Peran Rumah Tangga Keluarga dalam kegiatan ekonomi :
1.       Rumah Tangga Keluarga sebagai produsen
Rumah tangga keluarga sebagai produsen dalam kegiatan ekonomi merupakan rumah tangga yang dapat menghasilkan barang/jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Dalam menghasilkan produksi, Rumah tangga keluarga sebagai produsen, mereka memiliki tanah, tenaga kerja, modal, keahlian untuk dimanfaatkan. Hasil yang diperoleh rumah tangga keluarga sebagai produsen adalah uang. Penghasilan tersebut dapat diperoleh dari :
·         Usaha sendiri
·         Berkerja pada pihak lain
·         Menyewakan faktor-faktor produksi

2.       Rumah Tangga Keluarga Sebagai Distribusi
Rumah Tangga keluarga dapat berperan sebagai distributor dengan membuka toko atau warung, menjadi pedagang, dll. Tujuan dari kegiatan distribusi tersebut juga untuk mendapatkan penghasilan.
3.       Rumah Tangga Keluarga sebagai Konsumen
Perang rumah tangga keluarga sebagai konsumen merupakan hal yang pasti. Setiap pelaku ekonomi ini pasti melakukan kegiatan konsumsi dari hasil pendapatan yang diperoleh, oleh karena itu, kegiatan ekonomi utama dalam rumah tangga keluarga adalah konsumsi. Beberapa faktor yang mempengaruhi banyak sedikitnya konsumsi rumah tangga keluarga adalah :
·         Jumlah Pendapatan Keluarga
·         Jumlah Anggota Keluarga
·         Status Sosial Ekonomi Keluarga
·         Harga barang atau jasa yang dibutuhkan

II. MASYARAKAT
1.       Masyarakat sebagai Produsen
Masyarakat sebagai produsen merupakan anggota kelompok yang menghasilkan pendapatan dengan menjual produksi produk barang/jasa, misalnya berdagang, membuat kerajinan, hewan ternak,dll. Dalam kegiatan usaha untuk mendapatkan penghasilan tersebut, usahanya memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
·         Umumnya tidak menggunakan alat-alat yang canggih
·         Tidak membutuhkan pendidikan/keahlian khusus
·         Dapat membuka lapangan kerja yang bisa menampung banyak anggota
·         Usaha Ekonomi berlangsung dalam ruang lingkup yang kecil

2.       Masyarakat Sebagai Distributor
Peran Masyarakat sebagai distributor terwujud apabila masyarakat menjadi penyalur bahan produksi dari produsen ke konsumen.
3.       Masyarakat sebagai konsumen
Kelompok masyarakat pasti membutuhkan barang dan jasa untuk kelangsungan usaha dan hidupnya. Sehingga mereka menjadi konsumen dari produsen lain. Masyarakat merupakan pengguna produk-produk umum, seperti jalan raya, sekolah, dll. Apabila masyarakat tersebut tidak memiliki penghasilan, atau hanya berperan sebagai konsumen saja, maka mereka disebut pengangguran. Kebanyakan dari pengangguran tersebut memiliki status ekonomi yang sangat rendah. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk produktif, tidak hanya bisa mengkonsumsi. 

III. PERUSAHAAN
Perusahaan adalah suatu badan usaha yang menjalankan suatu kegiatan untuk menghasilkan produk barang/jasa dengan tujuan utama memperoleh keuntungan. Perusahaan sering dikaitkan dengan rumah tangga. Namun terdapat perbedaan yang sangat besar antara perusahan dan rumah tangga, yaitu dari segi tujuannya. Tujuan Utama dari Rumah Tanga Keluarga adalah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, sedangkan tujuan utama dari perusahaan adalah untuk memperoleh keuntungan. Peran perusahaan dalam kegiatan ekonomi adalah :
1.       Perusahaan sebagai Produsen
Seperti penjelasan diatas, Peran utama dari perusahaan adalah untuk produksi sehingga dapat menghasilkan keuntungan. Sesuai dengan peran dan Tujuannya tersebut, maka pastilah sebuah perusahaan akan berperan sebagai produsen. Beberapa hal yang perlu dilakukan perusahaan sebelum menjalankan aktivitasnya adalah :
·         Menentukan Barang/jasa yang akan diproduksi
·         Menentukan proses pengelolaan produksi barang/jasa tersebut
·         Memastikan barang dan jasa yang diproduksi dibutuhkan konsumen target

2.       Perusahaan sebagai Distributor
Apabila produknya tidak laku maka suatu perusahaan akan mengalami kerugian, oleh karena itu mereka harus berperan sebagai distributor agar produknya sampai ke konsumen. Umumnya kegiatan distribusi yang dilakukan adalah :
·         Membuka cabang perusahaan
·         Membuat kegiadan promosi
·         Mengadakan kegiatan perdadangan
·         Memiliki armada angkatan

3.       Perusahaan Sebagai Konsumen
Kegiatan konsumsi yang dilakukan perusahaan berkaitan erat dengan kegiatan produksi, antara lain adalah :
·         Pengadaan bahan pokok
·         Pengadaan Alat dan Bahan
·         Pendanaan upah karyawan

IV. PEMERINTAH (NEGARA)
Pemerintah adalah lembaga kepemerintahan yang bertugas untuk memantau kegiata ekonomi yang berjalan. Peran pemerintah dalam kegiatan Ekonomi antara lain :
1.       Pemerintah sebagai produsen
Pemerintah harus ikut berperan sebagai produsen untuk mewujudkan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat indonesia. Hal ini sesuai dengan UUD 1945 pasal 33 ayat 2 yang berbunyi : Cabang-Cabang yang penting bagi negara dan menguasai hidup orang banyak dikuasai oleh negara. Sedangkan pelaksanaannya sebagai produsen diwujudkan hampir dalam seluruh bidang perekonomian. Sebagai pelaksana kegiatan produksi pemerintah memembuat Badan Usaha Miliki Negara (BUMN), fungsi BUMN antara lain adalah :
·         Memberikan sumbangan bagi perekonomian nasional pada umumnya dan bagi negara pada khususnya
·         Mencari keuntungan dan menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa penyedian barang atau jasa bermutu tinggi dan memadai bagi banyak orang
·         Menjadi Perintis kegiatan-kegiatan usaha yang belum mampu di wujudkan oleh swasta atau koperasi
·         Membantu memberikan bantuan dan bimbingan kepada pengusaha golongan ekonomi rendah dalam masyarakat

2.       Pemerintah sebagai Distributor
Peran pemerintah sebagai distributor juga berfungsi untuk sebesar-besarnya mensejahterakan rakyat. Secara umum peran pemerintah sebagai distributor adalah penyaluran sesuatu dari yang berlebihan kepada yang kekurangan agar terwujudnya kesejahteraan secara merata.
3.       Pemerintah Sebagai Konsumen
Dalam pemenuhan kebutuhan untuk menjalankan tugasnya, pemerintah tentu membutuhkan dana yang akan digunkan. Nah pemenuhan kebutuhan tersebutlah yang dikatakan pemerintah sebagai konsumen. Contohnya adalah untuk membeli peralatan. Kegiatan konsumsi pemerintah bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan membangun sarana prasarana negara.
·         Pemerintah sebagai Pengatur Ekonomi
·         Melindungi masyarakat dari dampak negatif pertumbuhan ekonomi yang tidak seimbang dan tak terkendali
·         Membangun modal sosial seluas-luasnya
·         Menciptakan dan memelihara keserasian pertumbuhan ekonomi




http://softilmu.blogspot.co.id/2015/06/Pengertian-Fungsi-Ciri-Peranan-Pelaku-Ekonomi-Adalah.html


 

Kerangka Karangan


 Taman di Belakang Kuil Kuno Ini Bentuknya Sama Sejak 2,5 Abad Lalu!


 Sakai - Di suatu kuil kuno di Sakai Jepang ada taman yang indah. Yang menjadi luar biasa adalah bentuk taman itu tidak berubah hingga kini sejak 250 tahun lalu!

Rabu (6/11/2013) siang itu para jurnalis Sakai Asean Week 2013 menuju ke Kuil Takakuraji di Kota Sakai, Jepang. Tujuannya, menyaksikan kesenian Noh, opera klasik Jepang yang mulai dimainkan pada 650 tahun lalu alias sejak abad ke-14 namun tetap bertahan hingga kini. 

Kami disambut oleh master opera klasik Jepang Noh, Kozo Nagayama (40). Kozo langsung mempersilakan kami untuk melepaskan alas kaki dan memberitahu bahwa di belakang kuil ini ada taman yang bentuknya tidak berubah sejak didesain pada 250 tahun lalu.
 Kozo memberitahukan bahwa taman ini didesain oleh arsitektur pertamanan Jepang, Kobori Enshu. Taman itu cantik dipenuhi tanaman perdu, beberapa tanaman pohon keras, dan yang paling belakang adalah hutan bambu.

Ada batu pijak (stepping stone) yang ditempatkan di tengah-tengah taman itu supaya tanaman semacam rumput yang menggerumbul di bawahnya tidak diinjak-injak. Batu-batu besar seperti batu kali teronggok di beberapa sudut mempercantik taman itu.

Kuil Takakuraji sendiri merupakan salah satu kuil tertua di Jepang yang didirikan oleh pendeta Buddha terkenal kelahiran Sakai, Gyoki pada tahun 705. Namun kuil ini sempat terbakar dan dibangun kembali pada awal abad ke-17.

Kerangka karangannya :

TOPIK : Keindahan Sebuah Taman

Taman pada Kuil Kuno di Sakai Jepang Sejak 250 Tahun Yang Lalu

1.     Keindahan Tempat
   1.1  Segi Bentuk Taman
   1.2  Segi Kesenian
   1.3  Segi Tradisi

2.     Keindahan Masyarakat
   2.1  Segi Kekeluargaan Masyarakat
   2.2  Segi Keramahan Masyarakat

3.     Keindahan Arsitektur
   3.1  Segi Desain Bangunan
   3.2  Segi Tata Letak
   3.3  Segi Penambahan Unsur Alam

4.     Keindahan Sejarah
  4.1  Segi Sejarah Asal Taman